Manchester City dikabarkan siap memperpanjang kontrak dari Samir Nasri dengan tambahan dua tahun dari kontrak sebelumnya yang akan berakhir pada tahun 2015.
Pemain
asal Perancis ini telah mendapatkan perpanjangan kontrak setelah
berhasil menunjukkan permainan terbaiknya. Pembicaraan kontrak akan
dihadiri oleh Direktur Olah Raga Manchester City Txiki Begiristain dan Manajer Manuel Pellegrini.
Samir Nasri sendiri setuju untuk memperpanjang masa baktinya kepada Manchester United. Hadirnya Manuel Pellegrini sebagai Manajer baru menjadi faktor utama Nasri kembali bermain ke performa terbaiknya di musim ini.
Enggan mengomentari pelatih Pellegrini, Nasri malah mengomentari mantan Manajer Manchester City musim lalu Roberto Mancini.
"Apa
yang Mancini katakan sangat sulit saya terima. Itu bukan salahnya, itu
salah saya sendiri karena saya tidak sedang berada di performa terbaik",
Ujar Nasri.
"Sedikit sulit bagi saya. Dalam pikiran saya, saya bukan seperti biasanya. Saya tidak bermain dengan baik bagi City
dan kehilangan tempat utama di skuat dan saat akhir tahun, anda melihat
musim anda dan anda menyadari, ini bukan diri saya", tutup Nasri.
APA KABAR SEPAK BOLA
Blog ini adalah sebagai tempat mencari info tentang sepak bola .........
Minggu, 08 Desember 2013
Chelsea Kalah, Mourinho Tetap Tenang
Jose Mourinho menolak untuk menekan tombol panik setelah kembali gagal membawa pulang tiga poin dari Stoke City. Chelsea sekali lagi telah membuang kesempatan untuk memperkecil jarak dengan pipinan klasemen Arsenal.
Tetapi Mourinho bersikeras bahwa Manchester United yang harus tunduk dari Newcastle dan Manchester City harus seri dengan Southampton membuktikan bahwa bukan hanya Chelsea bukanlah satu-satunya tim yang buruk.
"Saya pikir kami sudah melakukan yang terbaik. Untuk berada di sana, di mana kita berada, anda melihat kami saling berhubungan dengan Manchester City, Manchester United, Tottenham , dan Liverpool. Kita tidak terlalu buruk, bahkan dalam jangka poin di LIga Inggris", Ujar Mourinho.
Dengan hasil tersebut, Chelsea harus tergeser oleh Liverpool di peringkat kedua klasemen sementara. Kedua klub terpaut empat poin dari Arsenal.
Tetapi Mourinho bersikeras bahwa Manchester United yang harus tunduk dari Newcastle dan Manchester City harus seri dengan Southampton membuktikan bahwa bukan hanya Chelsea bukanlah satu-satunya tim yang buruk.
"Saya pikir kami sudah melakukan yang terbaik. Untuk berada di sana, di mana kita berada, anda melihat kami saling berhubungan dengan Manchester City, Manchester United, Tottenham , dan Liverpool. Kita tidak terlalu buruk, bahkan dalam jangka poin di LIga Inggris", Ujar Mourinho.
Dengan hasil tersebut, Chelsea harus tergeser oleh Liverpool di peringkat kedua klasemen sementara. Kedua klub terpaut empat poin dari Arsenal.
Manajer Wales Anggap Ramsey Sejajar Dengan Bale
Performa apik yang ditunjukkan Aaron Ramsey bersama Arsenal membuat manajer timnas Wales memujinya setinggi langit. Bahkan Chris Coleman menyebut Ramsey sudah sejajar dengan ikon Wales lainnya, Gareth Bale.
Musim ini Ramsey berhasil menunjukkan penampilan yang gemilang bagi The Gunners. Total sejauh ini Ia telah mencetak 13 gol dari 21 laga di semua ajang kompetisi.
"Ketika Anda melihat performanya saat ini mengapa Anda tidak menilai Ia sejajar dengan Bale? Yang Ia lakukan saat ini ialah menikmati sepakbolanya," ujar Coleman seperti dilansir Sky Sports.
"Ia telah menemukan kepercayaan dirinya lagi. Ia selalu punya kemampuan, Ia hanya butuh mendapatkan rasa percaya dirinya kembali dan dia telah mendapatkannya."
Ramsey merupakan pemain kunci di lini tengah Arsenal bersama Mesut Ozil, Jack Wilshere dan Mikel Arteta. Kolaborasinya membuat timnya mampu memuncaki klasemen Premier League saat ini.
Di level Internasional Ia pun telah mempunyai caps sebanyak 21 dan mencetak lima gol bersama Wales. (sky/ada)
Musim ini Ramsey berhasil menunjukkan penampilan yang gemilang bagi The Gunners. Total sejauh ini Ia telah mencetak 13 gol dari 21 laga di semua ajang kompetisi.
"Ketika Anda melihat performanya saat ini mengapa Anda tidak menilai Ia sejajar dengan Bale? Yang Ia lakukan saat ini ialah menikmati sepakbolanya," ujar Coleman seperti dilansir Sky Sports.
"Ia telah menemukan kepercayaan dirinya lagi. Ia selalu punya kemampuan, Ia hanya butuh mendapatkan rasa percaya dirinya kembali dan dia telah mendapatkannya."
Ramsey merupakan pemain kunci di lini tengah Arsenal bersama Mesut Ozil, Jack Wilshere dan Mikel Arteta. Kolaborasinya membuat timnya mampu memuncaki klasemen Premier League saat ini.
Di level Internasional Ia pun telah mempunyai caps sebanyak 21 dan mencetak lima gol bersama Wales. (sky/ada)
Sabtu, 07 Desember 2013
Rodgers Ungkap Resep Kehebatan Suarez
Brendan Rodgers mengungkap bahwa kepergian Andy Carroll dari Liverpool adalah salah satu kunci sukses kegemilangan Luis Suarez di Liverpool musim ini. Pelatih Liverpool itu menyebut bahwa Suarez jadi lebih bebas untuk berkreasi karena tidak semua permainan tim terpusat ke arahnya.
"Kepergian Andy Carroll membuat adanya situasi di mana kami bisa memanfaatkan kemampuan Luis Suarez dengan lebih baik lagi. Jika Suarez bermain menjadi target man (seperti Carroll) maka itu tidak akan menguntungkan dirinya karena dengan demikian ia akan jadi pusat permainan tim," tuturnya pada Sportsmole.
"Namun ketidakhadirannya (Caroll) membuat Luis Suarez mampu untuk menghubungkan lini per lini dengan lebih baik. Selain itu ada lebih banyak peluang yang juga lebih menguntungkan dirinya," tutup Rodgers.
Liverpool baru saja mengalahkan Norwich City dengan skor 5-1. Di laga itu Suarez bermain luar biasa dengan mencetak 4 gol.
"Kepergian Andy Carroll membuat adanya situasi di mana kami bisa memanfaatkan kemampuan Luis Suarez dengan lebih baik lagi. Jika Suarez bermain menjadi target man (seperti Carroll) maka itu tidak akan menguntungkan dirinya karena dengan demikian ia akan jadi pusat permainan tim," tuturnya pada Sportsmole.
"Namun ketidakhadirannya (Caroll) membuat Luis Suarez mampu untuk menghubungkan lini per lini dengan lebih baik. Selain itu ada lebih banyak peluang yang juga lebih menguntungkan dirinya," tutup Rodgers.
Liverpool baru saja mengalahkan Norwich City dengan skor 5-1. Di laga itu Suarez bermain luar biasa dengan mencetak 4 gol.
David Luiz Semangati Inggris di Piala Dunia 2014
David Luiz memberikan dukungannya kepada timnas Inggris
dalam Piala Dunia 2014 mendatang. Luiz mengatakan bahwa Inggris bisa
saja meraih hasil tak terduga seperti menjadi juara jika mereka mau
percaya.
Selama ini Luiz melihat masalah utama Inggris adalah minimnya kepercayaan diri untuk bisa menjadi juara. Selama ini, Inggris hanya mengincar prestasi seperti perempat final dan semifinal saja di ajang empat tahunan tersebut.
"Piala Dunia kali ini bisa menjadi milik Inggris. Saya bisa katakan satu hal tentang Inggris; orang-orang di sini tak pernah percaya. Memang tak salah jika mengincar perempat final atau semifinal. Ayolah, Inggris. Incar yang lebih tinggi, kalian punya generasi fantastis," jelas Luiz kepada The Daily Mail.
Lebih jauh, Luiz menambahkan bahwa Inggris sudah memiliki bekal untuk meraih hal besar di Brasil nanti. Ia menyarankan agar publik Inggris berani bermimpi besar.
"Inggris punya campuran hebat antara pemain berpengalaman dan pemain muda. Mengapa kalian tidak percaya bisa menjadi juara? Saya tahu orang Inggris mempertimbangkan banyak hal. Tapi kadang kalian perlu berpikir seperti orang Brasil; kalian harus berani bermimpi," tukas Luiz.
Selama ini Luiz melihat masalah utama Inggris adalah minimnya kepercayaan diri untuk bisa menjadi juara. Selama ini, Inggris hanya mengincar prestasi seperti perempat final dan semifinal saja di ajang empat tahunan tersebut.
"Piala Dunia kali ini bisa menjadi milik Inggris. Saya bisa katakan satu hal tentang Inggris; orang-orang di sini tak pernah percaya. Memang tak salah jika mengincar perempat final atau semifinal. Ayolah, Inggris. Incar yang lebih tinggi, kalian punya generasi fantastis," jelas Luiz kepada The Daily Mail.
Lebih jauh, Luiz menambahkan bahwa Inggris sudah memiliki bekal untuk meraih hal besar di Brasil nanti. Ia menyarankan agar publik Inggris berani bermimpi besar.
"Inggris punya campuran hebat antara pemain berpengalaman dan pemain muda. Mengapa kalian tidak percaya bisa menjadi juara? Saya tahu orang Inggris mempertimbangkan banyak hal. Tapi kadang kalian perlu berpikir seperti orang Brasil; kalian harus berani bermimpi," tukas Luiz.
Lukaku, Telur Terbaik Chelsea Yang Dibuang Mourinho
Romelu Lukaku mengganas lagi di Premier League musim ini. Namun sayangnya itu bukan untuk Chelsea yang masih resmi jadi pemiliknya, melainkan untuk penampung servisnya, kali ini itu adalah Everton.
Melalui masa 'pengasingan' musim lalu di West Brom, striker muda Belgia itu membuktikan ketajamannya untuk menjaga The Baggies bersaing di kasta tertinggi. Dalam 35 penampilan di liga ia mengemas 17 gol dan 4 assist, sebuah torehan yang impresif di liga seketat Premier League. Awal musim ini, ia diharuskan pulang ke Stamford Bridge. Dan asa pun mengemuka seiring kedatangan Jose Mourinho dari Real Madrid. Terlebih ia pun menorehkan rekor sangat dahsyat saat melakoni tur pramusim, termasuk mencetak dua gol kala menghancurkan Indonesia All-Stars 8-1 Juli silam.
Tapi yang terjadi sungguh di luar perkiraan penyerang 20 tahun itu. The Special One melempar sinyal tak mempercayainya dengan membeli penyerang gaek bekas anak asuhnya, Samuel Eto'o dari Anzhi Makhachkala. Mourinho kemudian memilih untuk meminjamkan Lukaku ke Everton dan berharap bisa membangkitkan kembali Fernando Torres serta Demba Ba di Stamford Bridge.
Kenyataan yang kemudian berbicara adalah keputusan Mourinho itu sepertinya salah besar. Eto'o tak lagi setajam seperti yang ia kenal di Inter Milan (hal yang bahkan diakui sendiri oleh Mourinho), sementara Torres dan Demba Ba pun tak kunjung bersinar. The Blues memang bercokol di peringkat kedua Premier League, tetapi itu lebih karena kontribusi para gelandang serang mereka yang brilian, sementara para tukang gedor di lini depan melempem tanpa kontribusi besar. Total dari 14 laga sejauh ini, para striker Chelsea cuma menyumbang 4 gol dan 4 assist!
Sementara di Merseyside, Everton mulai menerima keuntungan dari peminjaman Lukaku. Mantan penyerang Anderlecht itu sejauh ini telah menyumbangkan 8 gol dan 2 assist, termasuk satu umpan penting untuk gol Bryan Oviedo yang membungkam Manchester United di Old Trafford kemarin - sukses pertama The Toffees di Theatre of Dreams dalam 21 tahun.
Statistik menunjukkan jika dari tiga penyerang Chelsea, hanya Eto'o yang mencatat jumlah tembakan tertinggi yakni 2.9 per laga. Bandingkan dengan Lukaku yang melepas rata-rata 3.3 tembakan per laga. Rata-rata umpan kunci per laganya setara dengan Torres (1 umpan kunci per laga), namun Lukaku jago dalam melakukan dribble dengan rata-rata sukses 1.4 per laga, sementara tiga striker Chelsea paling tinggi melakukan rataan 1 dribble sukses per laga.
Jika penampilan di level klub saja tak bisa dijadikan patokan, maka performa Lukaku di timnas Belgia pun tak kalah garang. Bulan lalu ia menjadi penentu langkah The Red Devils menapak Brasil 2014 dengan dua gol yang diborongnya dalam kemenangan penting 2-1 atas Kroasia di Zagreb.
Mourinho memang selama ini dikenal senang memainkan strategi yang menggunakan penyerang tunggal, namun entah mengapa ia tak menaruh kepercayaan pada Lukaku sebesar dulu ia mempercayai Didier Drogba, padahal keduanya disebut punya atribut serupa. Postur tinggi besar membuatnya mampu memenangkan hampir semua duel udara, kekuatan besar membuat Lukaku mampu menahan bola dan memenangkan duel fisik, kemampuan dribble-nya juga mumpuni dan kini ditambah kematangan membaca permainan. Itu semua sesuai karakter striker tipikal taktik Mourinho dan harusnya jadi pertimbangan untuk menggandolinya.
Namun keputusan sudah dibuat dan sepertinya Lukaku pun tak lagi memikirkan kelanjutan karirnya di Stamford Bridge. Pertikaian verbal belakangan ini seolah memberi sinyal keduanya tak bakal bisa saling percaya. Rumor yang beredar meyakini Lukaku merasa jengah tak mendapat kepercayaan, terutama dengan meluasnya gosip Mourinho memburu striker lain, dan akhirnya meminta dijual. Tetapi manajemen klub masih coba mempertahankannya, dan lebih memilih melepasnya berstatus pinjaman, mungkin dengan harapan ia bakal berubah pikiran.
Spekulasi berkembang jika Mourinho sengaja melepas Lukaku ke Everton demi menikam rival Chelsea di Premier League, apalagi regulasi melarang seorang pemain pinjaman menghadapi klub pemiliknya. Tetapi kita pun bisa berspekulasi betapa dahsyatnya Chelsea jika mampu mematangkan kehebatan Lukaku dengan kehadiran para gelandang penebar magis seperti yang saat ini mereka miliki, sehingga mereka tak memerlukan 'bantuan' dari tim lain.
Tetapi andai Lukaku tak kembali ke London, maka mungkin Mourinho sudah membuang aset terbaiknya. Sebagaimana The Special One menggambarkan skuatnya di awal musim: "Skuad Chelsea seperti telur muda yang cantik. Telur-telur itu butuh ibu, dalam hal ini seorang ayah, untuk merawatnya" , Lukaku bisa diibaratkan salah satu telur terbaik yang tak dikenali si induk dan justru tumbuh cantik setelah dibuang dalam pangkuan induk lain.
Melalui masa 'pengasingan' musim lalu di West Brom, striker muda Belgia itu membuktikan ketajamannya untuk menjaga The Baggies bersaing di kasta tertinggi. Dalam 35 penampilan di liga ia mengemas 17 gol dan 4 assist, sebuah torehan yang impresif di liga seketat Premier League. Awal musim ini, ia diharuskan pulang ke Stamford Bridge. Dan asa pun mengemuka seiring kedatangan Jose Mourinho dari Real Madrid. Terlebih ia pun menorehkan rekor sangat dahsyat saat melakoni tur pramusim, termasuk mencetak dua gol kala menghancurkan Indonesia All-Stars 8-1 Juli silam.
Tapi yang terjadi sungguh di luar perkiraan penyerang 20 tahun itu. The Special One melempar sinyal tak mempercayainya dengan membeli penyerang gaek bekas anak asuhnya, Samuel Eto'o dari Anzhi Makhachkala. Mourinho kemudian memilih untuk meminjamkan Lukaku ke Everton dan berharap bisa membangkitkan kembali Fernando Torres serta Demba Ba di Stamford Bridge.
Kenyataan yang kemudian berbicara adalah keputusan Mourinho itu sepertinya salah besar. Eto'o tak lagi setajam seperti yang ia kenal di Inter Milan (hal yang bahkan diakui sendiri oleh Mourinho), sementara Torres dan Demba Ba pun tak kunjung bersinar. The Blues memang bercokol di peringkat kedua Premier League, tetapi itu lebih karena kontribusi para gelandang serang mereka yang brilian, sementara para tukang gedor di lini depan melempem tanpa kontribusi besar. Total dari 14 laga sejauh ini, para striker Chelsea cuma menyumbang 4 gol dan 4 assist!
Sementara di Merseyside, Everton mulai menerima keuntungan dari peminjaman Lukaku. Mantan penyerang Anderlecht itu sejauh ini telah menyumbangkan 8 gol dan 2 assist, termasuk satu umpan penting untuk gol Bryan Oviedo yang membungkam Manchester United di Old Trafford kemarin - sukses pertama The Toffees di Theatre of Dreams dalam 21 tahun.
Statistik menunjukkan jika dari tiga penyerang Chelsea, hanya Eto'o yang mencatat jumlah tembakan tertinggi yakni 2.9 per laga. Bandingkan dengan Lukaku yang melepas rata-rata 3.3 tembakan per laga. Rata-rata umpan kunci per laganya setara dengan Torres (1 umpan kunci per laga), namun Lukaku jago dalam melakukan dribble dengan rata-rata sukses 1.4 per laga, sementara tiga striker Chelsea paling tinggi melakukan rataan 1 dribble sukses per laga.
Jika penampilan di level klub saja tak bisa dijadikan patokan, maka performa Lukaku di timnas Belgia pun tak kalah garang. Bulan lalu ia menjadi penentu langkah The Red Devils menapak Brasil 2014 dengan dua gol yang diborongnya dalam kemenangan penting 2-1 atas Kroasia di Zagreb.
Mourinho memang selama ini dikenal senang memainkan strategi yang menggunakan penyerang tunggal, namun entah mengapa ia tak menaruh kepercayaan pada Lukaku sebesar dulu ia mempercayai Didier Drogba, padahal keduanya disebut punya atribut serupa. Postur tinggi besar membuatnya mampu memenangkan hampir semua duel udara, kekuatan besar membuat Lukaku mampu menahan bola dan memenangkan duel fisik, kemampuan dribble-nya juga mumpuni dan kini ditambah kematangan membaca permainan. Itu semua sesuai karakter striker tipikal taktik Mourinho dan harusnya jadi pertimbangan untuk menggandolinya.
Namun keputusan sudah dibuat dan sepertinya Lukaku pun tak lagi memikirkan kelanjutan karirnya di Stamford Bridge. Pertikaian verbal belakangan ini seolah memberi sinyal keduanya tak bakal bisa saling percaya. Rumor yang beredar meyakini Lukaku merasa jengah tak mendapat kepercayaan, terutama dengan meluasnya gosip Mourinho memburu striker lain, dan akhirnya meminta dijual. Tetapi manajemen klub masih coba mempertahankannya, dan lebih memilih melepasnya berstatus pinjaman, mungkin dengan harapan ia bakal berubah pikiran.
Spekulasi berkembang jika Mourinho sengaja melepas Lukaku ke Everton demi menikam rival Chelsea di Premier League, apalagi regulasi melarang seorang pemain pinjaman menghadapi klub pemiliknya. Tetapi kita pun bisa berspekulasi betapa dahsyatnya Chelsea jika mampu mematangkan kehebatan Lukaku dengan kehadiran para gelandang penebar magis seperti yang saat ini mereka miliki, sehingga mereka tak memerlukan 'bantuan' dari tim lain.
Tetapi andai Lukaku tak kembali ke London, maka mungkin Mourinho sudah membuang aset terbaiknya. Sebagaimana The Special One menggambarkan skuatnya di awal musim: "Skuad Chelsea seperti telur muda yang cantik. Telur-telur itu butuh ibu, dalam hal ini seorang ayah, untuk merawatnya" , Lukaku bisa diibaratkan salah satu telur terbaik yang tak dikenali si induk dan justru tumbuh cantik setelah dibuang dalam pangkuan induk lain.
Grup fifa world cup 2014 brasil
|
|
Grup fifaworld cup 2014 brasil
|
|
|
A
|
B
|
C
|
D
|
|
BRASIL
|
SPAIN
|
COLOMBIA
|
URUGUAY
|
|
CROATIA
|
NETHERLANS
|
GRECE
|
COSTA RICA
|
|
MEXICO
|
CHILE
|
CORTE DE’ VORTE
|
ENGLAND
|
|
CAMEROON
|
AUSTRALIA
|
JAPAN
|
ITALY
|
|
|
|||
|
E
|
F
|
G
|
H
|
|
SWITZERLAND
|
ARGENTINA
|
GERMANY
|
BELGIUM
|
|
ECUADOR
|
BOSNIA-HERZEGOVINA
|
PORTUGAL
|
ALGERIA
|
|
FRANCE
|
IRAN
|
GHANA
|
RUSIA
|
|
HONDURAS
|
NIGERIA
|
USA
|
KOREA REPUBLIC
|
|
FIFA WORLD CUP 2014 BRasil
|
Langganan:
Komentar (Atom)





